Ogah Hanya Jadi Pajangan di Inter Milan, Stefan de Vrij Pilih Tinggalkan Liga Italia dan Pilih Panathinaikos
WARTABANJAR.COM - Bek veteran Inter Milan asal Belanda, Stefan de Vrij, akhirnya buka suara terkait keputusannya meninggalkan Nerazzurri dan Serie A Italia.
Dalam pernyataan terbarunya, bek 34 tahun ini melemparkan sindiran halus kepada mantan klubnya tersebut, mengenai porsi bermainnya yang terpangkas drastis.
De Vrij, yang kontraknya resmi habis pada akhir Juni 2026 lalu, memilih untuk memulai petualangan baru bersama klub raksasa Yunani, Panathinaikos. Kepindahan ini menandai akhir dari era suksesnya bersama Nerazzurri.
Selama bertahun-tahun, dia menjadi pilar kukuh di lini belakang Inter, dan sukses mempersembahkan gelar Scudetto serta berbagai trofi domestik lainnya.
Namun, akhir ceritanya di Giuseppe Meazza harus diwarnai dengan hilangnya posisi di tim utama.
Berbicara kepada ESPN di sela-sela laga persahabatan antara Panathinaikos dan Ajax, De Vrij menegaskan motivasi utamanya hengkang adalah ambisi untuk kembali mendapatkan peran sentral di lapangan, sesuatu yang tidak dia dapatkan di Inter belakangan ini.
“Kontrak saya habis dan saya ingin kembali merasa menjadi pemain penting di suatu tempat,” ujar De Vrij, seperti dikutip dari laporan LaLazioSiamoNoi.
Baca Juga: Gagal Tembus Liga Champions dan Harus Bayar Pesangon, AC Milan Terancam Rugi Rp437 Miliar
Baca Juga: Rafael Leao dan AC Milan Putuskan Berpisah, sang Winger Buka Peluang Gabung Tottenham
Dia tidak memungkiri ada kekecewaan yang dipendamnya sepanjang musim lalu, akibat minimnya kesempatan bertanding yang diberikan oleh pelatih. “Sayangnya, tahun lalu saya tidak banyak bermain di Inter,” kata dia jujur.
Sebelum sukses bersama Inter, De Vrij sudah lebih dulu mengenal atmosfer sepakbola Italia saat memperkuat Lazio. Kini, tantangan baru di Yunani membuat dirinya kembali bergairah.
Panathinaikos sendiri merupakan klub bersejarah yang sudah cukup lama puasa gelar juara, dan hal inilah yang menantang jiwa kompetitifnya.
“Mereka sedang mengerjakan proyek yang sangat bagus dan berada di jalur yang tepat, dengan manajemen baru serta pelatih muda yang modern. Hal itu yang membuat saya tertarik,” jelas De Vrij.