WARTABANJAR.COM, JAKARTA – MotoGP 2026 langsung menyajikan drama panas sejak seri pembuka di Buriram, Thailand. Duel sengit antara Pedro Acosta dan Marc Marquez menjadi sorotan utama pada sprint race yang berlangsung eksplosif hingga lap terakhir.
Pertarungan dua rider Spanyol itu berlangsung sepanjang 13 lap penuh tensi. Keduanya saling salip dan mempertontonkan duel wheel-to-wheel yang menjadi salah satu momen paling dramatis di awal musim MotoGP 2026.
Duel Sampai Lap Terakhir
Sprint race di Buriram awalnya dipimpin Marco Bezzecchi, namun situasi berubah setelah insiden yang membuatnya keluar dari perebutan kemenangan. Setelah itu, duel beralih ke Acosta dan Marquez yang terus bertukar posisi.
Momen krusial terjadi di lap penultimate (lap kedua terakhir), ketika terjadi kontak antara keduanya dalam perebutan posisi terdepan. Insiden tersebut menjadi titik balik jalannya balapan.
Penalti Kontroversial untuk Marquez
Akibat manuver agresif itu, Marquez dijatuhi penalti oleh steward dan diminta melepas satu posisi. Penalti tersebut bahkan harus dijalani tepat di tikungan terakhir lap final, yang akhirnya membuat kemenangan jatuh ke tangan Acosta.
Meski sempat finis terdepan di lintasan, Marquez harus puas turun ke posisi kedua. Sementara Acosta meraih kemenangan sprint pertamanya di MotoGP.
Awal Panas Rivalitas Generasi
Duel ini langsung memanaskan rivalitas generasi lama dan baru di MotoGP. Acosta yang masih muda menunjukkan kapasitasnya sebagai penantang serius, sementara Marquez tetap tampil agresif meski baru kembali dari cedera.







