Akibat manuver agresif itu, Marquez dijatuhi penalti oleh steward dan diminta melepas satu posisi. Penalti tersebut bahkan harus dijalani tepat di tikungan terakhir lap final, yang akhirnya membuat kemenangan jatuh ke tangan Acosta.
Meski sempat finis terdepan di lintasan, Marquez harus puas turun ke posisi kedua. Sementara Acosta meraih kemenangan sprint pertamanya di MotoGP.
Awal Panas Rivalitas Generasi
Duel ini langsung memanaskan rivalitas generasi lama dan baru di MotoGP. Acosta yang masih muda menunjukkan kapasitasnya sebagai penantang serius, sementara Marquez tetap tampil agresif meski baru kembali dari cedera.
Balapan sprint di Buriram pun disebut sebagai salah satu duel klasik awal musim, sekaligus membuka potensi rivalitas panjang antara kedua pembalap di musim 2026. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







