WARTABANJAR.COM - Sahur selain berfaedah dalam menyiapkan fisik untuk berpuasa, pada saat yang sama juga merupakan waktu yang dipenuhi rahmat dan kebaikan.

Di waktu yang penuh berkah ini seorang mukmin sepantasnya menghidupkan hatinya dengan dzikir, doa, dan istighfar.

Dr H Masyhuril Khamis, SH, MM, yang terpilih, Ketua Bidang Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, mengajak umat Islam untuk memperbanyak istighfar, khususnya di bulan Ramadhan.

“Ketika kita membiasakan istighfar, terutama di waktu sahur, ada banyak keberkahan yang Allah berikan. Istighfar itu sesuatu yang luar biasa, apalagi dilakukan di bulan yang mulia,” ujar ketua Bidang Halal dikutip dari MUI Digital, Kamis (26/2/2026).

Ia mengutip surat Ali Imran ayat 17 yang menegaskan keutamaan orang-orang yang sabar, jujur, taat, gemar berinfak, dan beristighfar di waktu sahur.

اَلصّٰبِرِيْنَ وَالصّٰدِقِيْنَ وَالْقٰنِتِيْنَ وَالْمُنْفِقِيْنَ وَالْمُسْتَغْفِرِيْنَ بِالْاَسْحَارِ

Artinya: “(Juga) orang-orang yang sabar, benar, taat, dan berinfak, serta memohon ampunan pada akhir malam.” (QS. Ali Imran: 17)

Menurutnya, terdapat empat nilai utama yang akan tumbuh dalam diri seorang mukmin yang membiasakan istighfar. Pertama, sifat sabar (ash-shabirin) yang semakin kuat dalam menghadapi ujian kehidupan.

Kedua, kejujuran (ash-shadiqin) yang semakin meningkat dalam sikap dan perilaku. Ketiga, ketaatan dan kepatuhan kepada Allah SWT (al-qanitin) yang semakin kokoh dalam kepatuhan. Keempat, semangat berbagi atau gemar berinfak (al-munfiqin) yang semakin tumbuh dalam kehidupan sosial.

“Keberkahan istighfar itulah yang kita harapkan hadir dalam kehidupan, terutama di bulan Ramadhan. Jangan sia-siakan waktu sahur hanya untuk makan dan minum, tetapi isi juga dengan memohon ampun kepada Allah,” tegasnya.

Dalam tafsir Al-Jami’ li Ahkami al-Qur’an atau yang terkenal dengan tafsir Al-Qurthubi, terdapat keterangan yang selaras. Imam al-Qurthubi mengatakan:

والمستغفرين بالاسحار فقال أنس بن مالك: هم السائلون المغفرة. قتادة: المصلون. قلت: ولا تناقض فإنهم يصلون ويستغفرون. وخص السحر بالذكر لأنه مظان القبول ووقت إجابة الدعاء. قال رسول الله صلى الله عليه وسلم في تفسير قوله تعالى مخبرا عن يعقوب عليه السلام لبنيه: سوف أستغفر لكم ربي: إنه أخر ذلك إلى السحر. خرجه الترمذي.