Ribut Usai Milan vs Como, Allegri Sebut Fabregas “Masih Bocah”
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Laga panas antara AC Milan dan Como 1907 di lanjutan Serie A memunculkan drama panas di luar lapangan. Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, melontarkan kritik tajam kepada pelatih Como, Cesc Fabregas, usai laga berakhir imbang 1-1.
Pertandingan yang berlangsung di San Siro, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB, berjalan sengit. Namun tensi memuncak pada babak kedua akibat insiden di pinggir lapangan.
Kronologi Insiden
Keributan bermula saat Fabregas diduga menarik baju pemain Milan, Alexis Saelemaekers, ketika pertandingan masih berlangsung. Aksi tersebut memancing reaksi keras kubu Milan.
Allegri langsung melayangkan protes keras dan terlibat cekcok dengan pihak Como. Situasi memanas hingga wasit mengeluarkan kartu merah kepada Allegri dan salah satu staf Como.
Meski insiden tidak terlihat langsung oleh wasit, respons emosional pemain Milan membuat suasana makin panas di tepi lapangan.
Fabregas Minta Maaf
Usai pertandingan, Fabregas mengakui tindakannya tidak sportif dan menyampaikan permintaan maaf. Namun ketegangan ternyata belum mereda.
Media Italia melaporkan perseteruan berlanjut menjelang konferensi pers. Dalam momen itu, Allegri disebut melontarkan komentar pedas yang terdengar wartawan.
Allegri: Masih Bocah
Allegri dikabarkan menyebut Fabregas sebagai pelatih yang belum matang.
“Kamu masih bocah, kamu idiot, kamu bocah yang baru mulai melatih kemarin lusa,” ucap Allegri seperti dilaporkan media Italia.
Komentar tersebut memperpanas hubungan keduanya yang sebelumnya memang sudah memanas sejak pertemuan pertama musim ini.
Latar Belakang Rivalitas
Perseteruan Allegri dan Fabregas bukan yang pertama. Pada pertemuan sebelumnya di markas Como, keduanya juga sempat terlibat adu komentar. Saat itu Milan menang 3-1, namun pernyataan Fabregas yang dianggap provokatif membuat Allegri tersinggung.
Hasil imbang ini membuat Milan gagal memangkas jarak di papan atas klasemen, sementara Como tetap menjaga asa bersaing di papan tengah. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar