Frekuensi manasik tahun ini ditetapkan lima kali pertemuan, yakni satu kali di tingkat kabupaten dan empat kali di tingkat kecamatan. Namun demikian, di HST juga telah dilaksanakan 18 kali bimbingan mandiri melalui IPHI dan KBIH sebagai bentuk dukungan tambahan bagi calon jemaah.
Pelaksanaan di tingkat kecamatan dibagi dalam tiga zona. Zona 1 berlangsung di Masjid Az Zikra untuk Kecamatan Barabai. Zona 2 dipusatkan di Masjid At-Taubah Pantai Hambawang yang mencakup empat kecamatan wilayah Labuan Amas dan sekitarnya. Sedangkan Zona 3 dilaksanakan di Masjid Mubarak untuk enam kecamatan wilayah Batang Alai dan sekitarnya.
Materi manasik meliputi tata cara pelaksanaan ibadah haji, pembinaan kesehatan, hingga adaptasi lingkungan di Tanah Suci. Metode pembelajaran dilakukan melalui ceramah, sesi tanya jawab, serta praktik langsung menggunakan pakaian ihram pada sesi akhir.
Terkait jadwal keberangkatan, secara nasional kloter pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada 26 April 2026. Jemaah HST tergabung dalam Kloter 14 bersama 21 jemaah dari Kota Banjarmasin. Kloter tersebut dijadwalkan masuk asrama haji pada 12 Mei 2026 pukul 09.20 WITA dan berangkat melalui Bandara Syamsuddin Noor keesokan harinya, dengan perkiraan tiba di Jeddah pukul 17.00 waktu setempat.
Khairussalim juga menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan secara ketat sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016 tentang Istitha’ah Kesehatan Haji.
“Jemaah yang belum memenuhi syarat istitha’ah kesehatan akan ditunda keberangkatannya hingga benar-benar dinyatakan layak, demi keselamatan dan kelancaran ibadah,” tegasnya.
Adapun pembiayaan kegiatan manasik bersumber dari anggaran Kementerian Agama dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Tahun 2026.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Az Zikra serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Para jemaah diimbau mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan disiplin, menjaga kebersamaan, serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin guna menyempurnakan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu







