WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Di tengah maraknya penjaga gawang asing, sejumlah kiper lokal tetap dipercaya menjadi pilihan utama klub peserta BRI Super League musim 2025/2026.
Teja Paku Alam menjadi kiper lokal yang paling menonjol setelah mencatat 12 kali nirbobol dari 18 pertandingan bersama Persib Bandung musim ini.
Elia statistik tersebut menunjukkan performa konsisten dan membuatnya tetap jadi andalan di bawah mistar Maung Bandung.
Nadeo Argawinata tampil sebagai penjaga gawang vital untuk Borneo FC dengan delapan clean sheet dan 79 kali penyelamatan penting bagi timnya musim ini.
Cahya Supriadi juga menjadi sorotan setelah mencatat tujuh nirbobol untuk PSIM Yogyakarta musim ini.
Ernando Ari menjaga posisinya sebagai kiper utama Persebaya Surabaya dengan enam clean sheet dan catatan penyelamatan signifikan sepanjang musim ini.
Aqil Savik berhasil meraih tempat utama di Bhayangkara FC dengan konsisten tampil sejak putaran pertama.
Fenomena ini menunjukkan kiper lokal masih mampu bersaing di kompetisi kasta tertinggi, meski regulasi pemain asing makin membuka peluang penjaga gawang import.
Di putaran berikutnya, klub-klub berpeluang terus memanfaatkan jasa penjaga lokal yang tampil stabil sepanjang musim ini. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







