“Banyak kenangan dan diskusi panjang yang kami lewati bersama. Kini beliau telah berpulang, namun jejak perjuangannya akan selalu menjadi bagian dari sejarah Tanah Bumbu,” tutupnya.
Wafatnya H Hasudungan menjadi pengingat bahwa terbentuknya sebuah daerah tidak hanya ditopang oleh kebijakan, tetapi juga oleh pengorbanan tokoh-tokoh yang bekerja dalam senyap demi masa depan masyarakatnya. (Wartabanjar.com/Haidar)
Editor Restu







