WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Tim Davis Indonesia mencatat prestasi gemilang setelah memastikan tiket ke Piala Davis Grup II Dunia 2026 usai menundukkan Togo dengan skor telak 4-0 dalam laga playoff yang digelar di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (8/2/2026).

Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi tenis putra Indonesia setelah beberapa tahun berjuang di kompetisi internasional. Dalam pertandingan ini, tim Merah Putih tampil dominan sejak awal dengan kemenangan di semua nomor yang dipertandingkan.

Dominasi Sejak Awal

Pertandingan dibuka oleh unggulan tunggal putra Muhammad Rifqi Fitriadi, yang tampil meyakinkan dengan menaklukkan petenis muda Togo, Noah Koffi, dengan skor meyakinkan 6-1, 6-1. Kemenangan tersebut memberikan keunggulan penting bagi Indonesia sejak hari pertama pertandingan playoff.

Pada partai kedua, Justin Barki memperkuat keunggulan Indonesia setelah menghentikan perlawanan Kwami Stanislas Dussey dengan skor 6-0, 6-3. Kedua hasil positif itu membuat Indonesia unggul 2-0 sebelum babak ganda dimainkan.

Ganda Putra Menutup dengan Gemilang

Duet andalan Christopher Rungkat dan Justin Barki memastikan kemenangan tim Indonesia dalam nomor ganda putra setelah menang straight set atas pasangan Togo Stanislas Dussey – Kadanga Kili dengan skor 6-0, 7-5. Kemenangan ini menjadi kunci untuk mengunci kemenangan keseluruhan 3-0 dan memastikan tiket ke Grup II Dunia.

Partai terakhir kemudian disempurnakan oleh Anthony Susanto, yang menutup laga dengan kemenangan atas Kadanga Kili dengan skor 6-1, 6-4. Hasil ini membuat Indonesia unggul 4-0 atas Togo dalam keseluruhan pertandingan.

Apresiasi dan Harapan ke Depan

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan tim tenis putra Indonesia. Ia menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan bukti konsistensi para atlet dalam menunjukkan performa terbaik, sejalan dengan prestasi positif di SEA Games 2025.

Erick juga berharap agar Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) lebih serius dan fokus dalam pembinaan atlet, sehingga prestasi ini bisa berlanjut di masa mendatang dan memberikan dampak positif bagi perkembangan tenis Indonesia secara keseluruhan.