Produksi Ikan Tangkap Tabalong Naik di 2025, DKP3 Catat Capai 2.185 Ton

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mencatat produksi hasil perikanan tangkap sepanjang tahun 2025 mencapai 2.185 ton.

Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 2.163 ton.

Kepala Bidang Perikanan DKP3 Tabalong, M Agus Norrahman, mengatakan wilayah selatan Tabalong menjadi penyumbang produksi perikanan tangkap terbesar.

Tiga kecamatan dengan produksi tertinggi yakni:

Kecamatan Pugaan sebesar 453,4 ton

Kecamatan Banua Lawas sebesar 449,9 ton

Kecamatan Kelua sebesar 447,9 ton

“Realisasi produksi perikanan tangkap tahun 2025 sesuai target, yakni 2.185 ton,” jelas Agus, Sabtu (7/2/2026).

Adapun komoditas ikan tangkap yang paling banyak dihasilkan meliputi ikan papuyu (betok), gabus (haruan), sepat siam, hingga ikan tauman.

Produksi Budidaya Ikan Capai 19 Ribu Ton

Selain perikanan tangkap, produksi perikanan budidaya atau perbesaran ikan pada tahun 2025 juga menunjukkan capaian signifikan.

DKP3 Tabalong mencatat total produksi perbesaran ikan mencapai 19.106,4 ton, dengan komoditas utama seperti ikan mas, nila, patin, lele, betok, bawal tawar, jelawat, hingga haruan.

Rincian produksi per komoditas meliputi:

Ikan mas: 1.402 ton

Nila: 6.170 ton

Patin: 8.317 ton

Lele: 2.222 ton

Betok: 8.183 ton

Bawal tawar: 779 ton

Jelawat: 204 ton

Haruan (gabus): 13.900 ton

Produksi Benih Ikan Terus Dikembangkan

Terpisah, Kepala UPT Balai Benih Ikan, Agustian Rijani, menyebutkan produksi benih ikan sepanjang tahun lalu mencapai 237.760 ekor, dengan hasil pembesaran sebanyak 2.130 kilogram.

Baca Juga :   Kelola Sampah Berkelanjutan, Pemkab Tanah Bumbu Jalin MoU dengan KLH

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca