WARTABANJAR.COM, MARABAHAN – Peristiwa pembunuhan menggemparkan warga Desa Pulau Sewangi RT 01, Kabupaten Barito Kuala (Batola), pada Minggu pagi (18/1/2026). Seorang pria lanjut usia bernama H. Aman (80) tewas secara mengenaskan setelah diserang menggunakan senjata tajam jenis mandau oleh cucunya sendiri.

Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka parah di bagian punggung, leher, dan tangan. Tim Inafis Polres Barito Kuala langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin guna keperluan visum.

“Benar, pelaku diduga merupakan cucu korban. Jasad korban telah dibawa ke RS Ulin,” ujar Saminan, staf desa setempat.

Serangan Mendadak di Pagi Hari

Berdasarkan keterangan warga, kejadian berlangsung secara tiba-tiba pada pagi hari. Pelaku yang diketahui berinisial JA diduga langsung menyerang korban tanpa peringatan menggunakan mandau.

Anak korban sempat mencoba melerai aksi brutal tersebut. Namun, pelaku kemudian berhasil melarikan diri keluar rumah, sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Suasana duka menyelimuti rumah korban. Warga tampak berkerumun menyaksikan proses evakuasi jenazah, sementara pihak keluarga tak kuasa menahan kesedihan atas kejadian tragis tersebut.

Anak Korban Juga Jadi Sasaran

Tak hanya menewaskan sang kakek, pelaku juga melukai anggota keluarga lainnya. Anak tertua korban, Hamdan, mengalami luka di bagian tangan akibat sabetan mandau saat berusaha menyelamatkan ayahnya.

“Hamdan sekarang dirawat di puskesmas. Tangannya terluka terkena mandau,” ujar Lina, anggota keluarga korban, saat ditemui di rumah duka.

Pelaku Diamankan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pelaku berinisial JA kini telah diamankan oleh pihak kepolisian. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap motif di balik aksi pembunuhan tersebut, termasuk kemungkinan adanya faktor psikologis atau konflik keluarga.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad