1.749 Rumah di Tiga Kecamatan di HST Terendam Selama 2 Pekan

WARTABANJAR.COM, BARABAI – Banjir yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) telah berlangsung selama hampir dua pekan sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

Hingga kini, genangan air belum menunjukkan tanda-tanda surut, bahkan di sejumlah wilayah dilaporkan terus meningkat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten HST mencatat sebanyak 1.749 rumah masih terendam banjir.

Baca Juga Kedatangan Wapres Gibran di Sungai Tabuk Dihadiahi Anak-anak Gambar Wajahnya dan Puisi

Dampak tersebut dirasakan oleh 1.835 kepala keluarga (KK) dengan total 5.254 jiwa terdampak di Kecamatan Labuan Amas Utara, Pandawan, dan Labuan Amas Selatan.

Di Kecamatan Labuan Amas Utara, banjir masih menggenangi 1.551 rumah, dengan 1.612 KK dan 4.562 jiwa terdampak. Genangan air tersebar di lima desa.

“Di Labuan Amas Utara, banjir masih merendam lima desa, yakni Sungai Buluh, Mantaas, Pahalatan, Tabat, dan Rantau Bujur,” ujar Sekretaris BPBD dan Damkar HST, Ahmad Apandi, Kamis (8/1/2026).

Ia menjelaskan, ketinggian air di wilayah terdampak saat ini bervariasi, bergantung pada kondisi masing-masing desa.