Ia menambahkan, ke depan peluang penerimaan peserta didik akan terus dievaluasi. Pemerintah akan melihat kembali kebutuhan dan kuota, sehingga semakin banyak anak-anak kurang mampu dapat mengakses pendidikan yang layak melalui Sekolah Rakyat.
Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kebijakan nasional yang digagas Presiden RI untuk memperluas akses pendidikan yang berkeadilan. Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan.
“Mudah-mudahan dengan adanya Sekolah Rakyat yang diadakan oleh Presiden, ini membawa kebaikan bagi masyarakat seluruh Indonesia,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin juga berpesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar ini dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, berbakti kepada orang tua, disiplin dalam beribadah, serta sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu sebagai bekal masa depan.
“Jaga kesehatan, taat kepada orang tua, rajin beribadah, dan benar-benar belajar dengan sungguh-sungguh untuk menyiapkan diri menghadapi jenjang berikutnya,” pesannya.
Peninjauan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung program pendidikan inklusif dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Sekolah Rakyat. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu







