WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Perjalanan Timnas Indonesia di sepanjang tahun 2025 dinilai kurang memuaskan dengan catatan statistik yang memperlihatkan adanya penurunan performa. Skuad Garuda hanya mampu mencatatkan total tiga kemenangan, dengan rapor merah berupa dua kekalahan dengan skor yang terbilang telak.

Sepanjang tahun 2025, Timnas Indonesia tercatat menjalani tujuh pertandingan, yang terdiri dari lima laga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan dua pertandingan persahabatan. Angka kemenangan yang minim ini menjadi sorotan tajam, terutama setelah target besar dicanangkan.

Indonesia mengawali tahun ini dengan kekalahan besar saat bertandang ke Sydney melawan Australia, di mana Garuda harus menyerah dengan skor 5-1 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Babak III. Kekalahan telak kedua terjadi saat menghadapi Jepang dengan skor 0-6.

Sementara itu, tiga kemenangan yang berhasil diraih oleh Indonesia didapatkan saat menghadapi Bahrain (1-0), China (1-0), dan Taiwan (6-0). Secara keseluruhan, Timnas Indonesia berhasil mencetak 11 gol dalam seluruh rangkaian pertandingan tersebut.
Di bawah asuhan Pelatih Patrick Kluivert, Timnas Indonesia juga menelan dua kekalahan krusial lainnya di Babak IV Kualifikasi Piala Dunia 2026, yakni saat ditaklukkan Arab Saudi 2-3 dan kalah tipis 0-1 dari Irak. Dua hasil minor ini sekaligus mengubur impian Indonesia untuk melaju ke Piala Dunia 2026.

Catatan performa yang tidak konsisten ini memicu kebutuhan akan evaluasi mendalam, khususnya terkait proses pembinaan dan strategi kepelatihan. Dengan total tiga kemenangan, satu hasil imbang (melawan Lebanon 0-0), dan tiga kekalahan (termasuk dua kekalahan telak), hasil akhir tahun 2025 ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi PSSI.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar