Menurut Kepala Bakesbangpol, Nahrul Fajeri, kegiatan lintas lembaga ini bukan sekadar sosialisasi biasa, tetapi sebuah kolaborasi yang dirancang untuk memperkuat mental pelajar di tengah derasnya serangan informasi dan perkembangan teknologi. Sekolah dinilai sebagai ruang paling tepat untuk memperkuat karakter sejak usia dini.

“Generasi muda harus memiliki pondasi kuat tentang kebangsaan, hukum, serta kemampuan menolak paham radikal dan penyalahgunaan narkoba. Termasuk literasi digital agar mereka tidak mudah terjebak konten destruktif,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan Merah Putih, Pemkab Tanah Bumbu menegaskan bahwa pembinaan karakter dan ketahanan pelajar akan terus digelorakan secara berkelanjutan demi terciptanya generasi penerus bangsa yang cerdas dan tangguh.(Rilis/Rel)

editor: nur_muhammad