Menurut Dedi kepergiannya ke Aceh berkat dorongan keluarga.
“Kakak saya sudah nangis-nangis ‘kamu teh gubernur’ katanya. ‘Masa enggak bisa nolong saudara, enggak bisa dihubungi’,” ucap Dedi menirukan. (Wartabanjar.com/atoe)
https://vt.tiktok.com/ZSP1LsLyw/Editor Restu







