Genap Berusia 1 Abad, Gubernur Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah bagi Indonesia dan Kalsel
Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Muhadjir Effendy, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa peringatan satu abad Muhammadiyah di Alabio bukan sekadar seremoni historis, melainkan momentum besar untuk bersyukur serta memperkuat arah gerakan Muhammadiyah ke depan.
“Peringatan satu abad Muhammadiyah di Alabio ini bukan hanya mengingatkan kita pada sejarah panjang perjuangan para pendahulu, tetapi juga menjadi momentum untuk bersyukur dan meneguhkan kembali komitmen kita dalam menebar manfaat bagi umat dan bangsa,” ujar Prof. Muhadjir.
Lebih lanjut, Prof Muhajir menilai bahwa perjalanan Muhammadiyah di Kalimantan Selatan selama 100 tahun memberi bukti nyata tentang konsistensi persyarikatan dalam menghadirkan pendidikan yang mencerahkan, layanan kesehatan yang membumi, serta berbagai program sosial yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA: Masih Gencatan Senjata, Israel Kembali Serang Gaza, Puluhan Tewas, Ratusan Terluka
“Amal usaha Muhammadiyah di Kalsel telah menjadi bagian penting kehidupan masyarakat. Ini menunjukkan kuatnya tradisi pengabdian yang harus terus dirawat,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Prof. Muhadjir mengajak seluruh warga Muhammadiyah di Kalimantan Selatan untuk terus mempererat solidaritas dan meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Mari kita perkuat kebersamaan dan kontribusi nyata, baik melalui amal usaha maupun pemberdayaan umat. Dengan begitu, Muhammadiyah akan semakin siap berperan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, turut diserahkan Bantuan Peralatan Anak Sekolah untuk Pelajar Muhammadiyah dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan.
Bantuan diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin, didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.
Perayaan tersebut turut dihadiri sekitar 7.000 warga Muhammadiyah dari berbagai daerah yang datang untuk mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus bersilaturahmi.
Suasana acara semakin meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan mulai dari penampilan drumband dan parade Hizbul Wathan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, hingga penyerahan hibah kepada sejumlah penerima.