Drama Politik AS! Trump & Zohran Mamdani yang Sempat Saling Serang Kini Berdamai Hangat di Oval Office
Namun suasana Oval Office memecah kebekuan. Keduanya menanggapi sindiran-sindiran lama itu dengan santai.
“Saya pernah dipanggil lebih buruk dari itu,” canda Trump. Ia bahkan menyebut yakin bahwa Mamdani akan “melihat dunia secara berbeda” setelah mereka bekerja bersama.
Dalam momen yang tak kalah mengejutkan, Trump justru membela Mamdani dari tuduhan Islamofobia—meski sebelumnya ia sendiri meminta warga New York tidak memilih Mamdani.
Trump juga mencabut retorika lamanya yang menyebut New York sebagai “neraka penuh kejahatan”, padahal data menunjukkan kota itu tetap menjadi salah satu kota besar teraman di AS.
Ketika ditanya apakah ia mempertimbangkan kembali tinggal di kota kelahirannya setelah Mamdani menjabat, Trump menjawab tegas:
“Ya, tentu. Terutama setelah pertemuan ini.”(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur muhammad