WARTABANJAR.COM, MAKKAH – Duka mendalam menyelimuti India dan komunitas jemaah umrah internasional setelah sebuah bus yang mengangkut 46 jemaah asal Telangana, India, terlibat kecelakaan maut dengan truk tangki diesel di jalur menuju Madinah, Senin (17/11/2025) dini hari. Dari seluruh penumpang, hanya satu orang yang dinyatakan selamat.

Menurut laporan The Hindu, kecelakaan terjadi sekitar 25 kilometer sebelum Madinah saat rombongan yang telah seminggu menunaikan ibadah di Makkah melanjutkan perjalanan ke kota suci berikutnya. Sumber resmi menyebut mayoritas jemaah berasal dari Hyderabad.

Komisaris Polisi Hyderabad, VC Sajjanar, menyampaikan dalam konferensi pers yang dikutip BBC bahwa 45 orang meninggal dunia dan satu penumpang berhasil bertahan. Korban selamat tersebut kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Korban selamat diketahui bernama Mohd Abdul Shoiab, pria 24 tahun asal Hyderabad. NDTV melaporkan, Shoiab duduk di dekat sopir saat tabrakan terjadi—posisi yang diyakini menjadi faktor penyelamat nyawanya ketika bus bertabrakan keras dengan truk tangki diesel di jalur Makkah–Madinah.

Pemerintah Telangana mengumumkan santunan sebesar ₹5 lakh untuk keluarga korban dan memastikan seluruh jenazah akan dimakamkan di Arab Saudi sesuai syariat. Selain itu, dua anggota keluarga dari masing-masing korban diberikan izin untuk memberikan penghormatan terakhir.

Untuk mempermudah proses identifikasi dan komunikasi, pusat informasi didirikan di Jeddah dan Hyderabad guna membantu keluarga mencari data terkait para korban.

Kronologi Singkat Tragedi

Rombongan jemaah berangkat ke Jeddah sejak 9 November 2025. Setelah menyelesaikan sebagian rangkaian ibadah di Makkah, kelompok berencana menuju Madinah.

Empat jemaah tetap tinggal di Makkah.

Empat lainnya menuju Madinah menggunakan mobil.

Sementara 46 jemaah lainnya melanjutkan perjalanan dengan bus.

Namun, ketika bus melaju mendekati Madinah pada dini hari, kendaraannya terlibat tabrakan dengan truk tangki diesel. Detail mekanisme kecelakaan belum diungkap secara resmi.

Tragedi ini menjadi salah satu insiden terbesar yang melibatkan jemaah umrah dalam beberapa tahun terakhir dan memicu perhatian internasional.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur muhammad