WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Kota Banjarmasin baru saja melewati fase 2 banjir rob di bulan November 2025 ini.
Sebentar lagi, fase 3 akan dimulai, yaitu pada 21-30 November 2025.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, dikutip Minggu (16/11/2025), mengumumkan hingga akhir November 2025 ini Banjarmasin berpotensi direndam banjir rob lagi.
Mengutip berbagai sumber, ketinggian air di atas permukaan laut diperkirakan dapat menyentuh 2,8 meter, terutama pada periode tengah malam.
Air diprediksi mulai naik dari tengah malam menjelang subuh.
Lebih jelasnya, berikut ini jadwal banjir rob fase 3 di Kota Banjarmasin:
BACA JUGA: Serangan Masif Rusia Hajar Kota Kyiv! Hampir Seluruh Distrik Ibu Kota Ukraina itu Porak-poranda
Fase 3: 21-30 November 2025
- 21 November 2025: pukul 21.00-23.00 Wita, ketinggian 2,5 meter
- 22 November 2025: pukul 21.00-24.00 Wita, ketinggian 2,7 meter
- 23 November 2025: pukul 01.00 dan 21.00-24.00 Wita, ketinggian 2,8 meter
- 24 November 2025: pukul 02.00 dan 21.00-24.00 Wita, ketinggian 2,8 meter
- 25 November 2025: pukul 01.00-02.00 dan 22.00-24.00 Wita, ketinggian 2,8 meter
- 26 November 2025: pukul 01.00-02.00 dan 22.00-24.00 Wita, ketinggian 2,8 meter
- 27 November 2025: pukul 01.00-02.00 dan 23.00-24.00 Wita, ketinggian 2,8 meter
- 28 November 2025: pukul 01.00-02.00 dan 23.00-24.00 Wita, ketinggian 2,7 meter
- 29 November 2025: pukul 01.00-02.00 dan 24.00 Wita, ketinggian 2,7 meter
- 30 November 2025: pukul 01.00-02.00 Wita, ketinggian 2,6 meter
BMKG: Cuaca Ekstrem, Siapkan Kewaspadaan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan sedang hingga lebat seiring dengan masuknya sebagian besar wilayah Indonesia ke puncak musim hujan.
Kondisi ini turut didukung dengan dinamika atmosfer yang aktif, sehingga meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Pihaknya menjelaskan dalam beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat melanda sebagian besar wilayah Jawa bagian barat dan tengah, meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, serta sebagian wilayah Yogyakarta. Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan.







