“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.00 WITA. Proses pemadaman melibatkan TRC BPBD HST, Tagana, TNI, Polri, Balakar 654, relawan, serta masyarakat setempat,” tutur Fitriadinoor.

Pemkab HST mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya terkait instalasi listrik, penggunaan alat elektronik, serta memastikan kompor dan peralatan pemanas dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.

Respons cepat Pemkab HST mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran pemerintah dinilai memberi semangat baru bagi para korban untuk bangkit dan kembali membangun kehidupan mereka. (wartabanajar.com/Adew)

Editor: Yayu