WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Suasana duka dan kepanikan masih menyelimuti SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, setelah ledakan hebat mengguncang lingkungan sekolah pada Jumat (7/11/2025). Insiden tersebut mengakibatkan puluhan korban luka, termasuk empat anak prajurit TNI AL, dan satu terduga pelaku yang kini dalam kondisi kritis.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menjenguk para korban di RS Islam Jakarta Cempaka Putih menyampaikan rasa prihatin mendalam atas tragedi ini.
“Ada empat korban yang sedang dioperasi karena luka cukup parah di bagian rahang, kepala, dan wajah. Sementara 20 korban lainnya masih dirawat intensif, dan delapan sudah mulai stabil,” ujar Dasco.
Terduga pelaku yang masih berusia 17 tahun dan disebut berasal dari lingkungan sekolah juga tengah menjalani operasi akibat luka serius yang dialaminya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenarkan bahwa motif dan kronologi kejadian masih diselidiki secara mendalam oleh tim gabungan. Sementara itu, Wamenko Polhukam Lodewijk F. Paulus memastikan bahwa empat korban merupakan anak prajurit TNI AL.
Ia juga menegaskan kabar beredarnya senjata api di lokasi adalah tidak benar — benda yang ditemukan hanyalah senjata mainan.
Ledakan yang mengguncang Jalan Prihatin No. 87, Kelapa Gading Barat, ini menjadi peringatan keras bahwa keamanan lingkungan pendidikan harus diperkuat. Sekolah seharusnya menjadi tempat aman bagi generasi muda menimba ilmu, bukan menjadi ruang yang menimbulkan ketakutan.(Wartabanjar.com/nurmuhammad)
