WARTABANJAR.COM, MAKASSAR – Sebuah peristiwa memilukan terjadi di kawasan permukiman warga di wilayah Tebing Tinggi, Makassar. Sepasang suami istri diduga melakukan pencurian tabung gas dan berujung diamankan warga, Senin (10/2/2026).

Menurut informasi warga setempat, dugaan pencurian tersebut bukan kali pertama dilakukan pasangan tersebut. Saat kejadian, sang istri lebih dulu diamankan oleh warga. Sementara suaminya yang berada di sekitar lokasi justru menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami luka.

Peristiwa ini semakin menyita perhatian publik karena pasangan tersebut diketahui datang bersama seorang anak kecil yang saat itu tertidur di becak sewaan.

Setelah menyadari keberadaan anak tersebut, warga kemudian mengantarnya ke tempat yang lebih aman. Namun, anak itu sempat menyaksikan kondisi ayahnya yang terluka, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan dampak trauma psikologis.

Reaksi Keras Netizen

Kejadian tersebut viral di media sosial dan memantik beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mengecam aksi main hakim sendiri, meski tetap menegaskan bahwa pencurian tidak dapat dibenarkan.

Sejumlah komentar netizen di antaranya menyebutkan:

“Mencuri memang salah, tapi apakah harus diperlakukan seperti itu? Apalagi di depan anak kecil.”

“Kasihan anaknya, trauma seumur hidup bisa terjadi.”

“Kalau mencuri, serahkan saja ke polisi, bukan dihakimi massa.”

“Tidak membenarkan pencurian, tapi hati nurani seakan hilang melihat kejadian ini.”

Sebagian netizen juga menyoroti aspek kemanusiaan dan mendesak agar kasus serupa ditangani sesuai hukum, bukan dengan kekerasan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan lebih lanjut atas peristiwa tersebut.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad