“Menjadi polwan dan atlet itu sama-sama butuh komitmen tinggi. Saya belajar fokus dan tetap niat meski capek,” ujarnya sambil tersenyum.

Tak lupa, Ihya mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Polda Kalsel dan Mabes Polri, yang selalu memberikan ruang bagi anggota berprestasi di bidang olahraga.

“Dari seleksi sampai keberangkatan ke Amerika, semuanya difasilitasi penuh. Itu bentuk nyata dukungan institusi terhadap atlet Polri,” ujarnya.

Bagi Ihya, raihan medali emas bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk terus menginspirasi generasi muda.

“Kalau diberi kesempatan dan dukungan, perempuan juga bisa berprestasi di level mana pun,” tegasnya.

Di akhir perbincangan, ia berpesan kepada para atlet muda di Banjarbaru dan Kalimantan Selatan agar berani bermimpi besar dan tidak mudah menyerah.

“Jangan takut bermimpi besar. Banyak atlet potensial di Kalsel, asal mau berusaha dan percaya diri, semua bisa tercapai,” pungkasnya penuh semangat.(wartabanjar.com/IKhsan)

editor: nur muhammad