Tarakan Gempa Lagi, BMKG Catat Sudah 7 Kali Gempa Susulan Sejak 5 November 2025
WARTABANJAR.COM, TARAKAN- Kota Tarakan, Kalimantan Utara kembali digoyang gempa bumi.
Kali ini gempa berkekuatan magnitudo 2,8 terjadi pada Jumat (7/11/2025) subuh, tepatnya pukul 05.28.29 WIB.
Gempa tersebut berjenis tektonik.
Mengutip Instagram Stasiun Geofisika Balikpapan, @stageof.balikpapan.bmkg, hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki parameter dengan magnitudo 2.8, dengan episenter gempa di koordinat 3.3° LU dan 117.73° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 15 km Tenggara Tarakan.
"Kedalamannya 5 km," ujar Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, M.Si, dalam keterangan resminya di akun Instagram tersebut.
Jenis dan Mekanisme Gempa Bumi
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Tarakan.
Dampak Gempa Bumi
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Kota Tarakan dengan intensitas II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa seakan-akan ada truk berlalu.).
Hingga saat ini tidak terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan.
BACA JUGA: VIDEO - Presiden Prabowo Bantah Masih Dikendalikan Jokowi: Nggak Ada Itu!
Gempa Bumi Susulan
Gempabumi ini merupakan susulan gempabumi utama dengan kekuatan magnitudo 4.8 di Tarakan, Kalimantan Utara pada tanggal 05 November 2025 pukul 17:37:11 WIB.
"Hingga tanggal 7 November 2025 pukul 06:45:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukan adanya 7 kejadian gempa bumi susulan (aftershock)
Rekomendasi
Kepada masyarakat di wilayah terdampak dan sekitarnya, diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Agar menghindari bangunan retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa bumi, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (@infoBMKG, @infoBMKG, http://www.bmkg.go.id, inatews.bmkg.go.id, Mobile Apps: wrs-bmkg / infobmkg).