Licik! Bripda Waldi Gunakan Wig dan Chat Palsu untuk Kelabui Polisi Usai Perkosa & Bunuh Dosen Cantik
“Dari komunikasi WhatsApp itulah kami mulai mencurigai bahwa korban sudah tidak bisa membalas sendiri,” tambah Natalena.
Motif Asmara Gelap di Balik Aksi Brutal
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa motif pembunuhan dipicu hubungan asmara pribadi antara pelaku dan korban. Polisi masih mendalami kemungkinan motif lain, termasuk kecemburuan dan tekanan emosional.
Autopsi sementara menunjukkan luka lebam di wajah, leher, bahu, dan kepala korban, menandakan perlawanan sengit sebelum meninggal.
“Dokter forensik dari RS Bhayangkara Polda Jambi didatangkan khusus untuk memastikan penyebab kematian dan dugaan pemerkosaan,” pungkas Kapolres Bungo.
Kasus ini mengguncang masyarakat Jambi. Seorang aparat penegak hukum yang seharusnya melindungi justru tega menghabisi kekasihnya sendiri dengan cara keji. Kini Bripda Waldi harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.(Wartabanjar.com/nurmuhammad)
editor: nur muhammad