“Kami dapat informasi jam 7 pagi, kemudian bersama tim gabungan segera berkoordinasi untuk melakukan pencarian,” tambah Trisna.
Enam nelayan yang hilang diduga terjebak di dalam kapal atau tersangkut jaring ikan saat kapal terbalik. Hingga kini, cuaca ekstrem dan ombak tinggi menjadi kendala utama dalam operasi pencarian.
BPBD Kaltim mengingatkan agar nelayan di wilayah Berau menunda aktivitas melaut sementara waktu. Kondisi cuaca di kawasan perairan timur Kalimantan masih sangat tidak stabil dan berisiko tinggi terhadap keselamatan.
“Kami imbau nelayan agar meningkatkan kewaspadaan dan menunda aktivitas melaut sementara waktu hingga kondisi benar-benar aman,” tegas Trisna.
Hingga Senin malam, tim SAR masih terus menyisir area laut Talisayan menggunakan kapal cepat dan peralatan sonar. Pihak keluarga korban turut menunggu dengan penuh harap di posko terpadu pencarian di pesisir Berau.(Wartabanjar.com/nurmuhammad)
editor: nur muhammad







