Tips Hadapi Cuaca Panas Ekstrem di Tanah Suci Saat Beribadah Haji

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Haji 2026 menjadi momen yang dinantikan oleh umat Islam dari seluruh dunia, namun kerap kali cuaca menjadi kendala selain jarak dan perjalanan jauh yang mesti ditempu jemaah.

Untuk menghadapi cuaca di Arab Saudi yang berbeda dengan Indonesia, tentunya calon jemaah haji harus memiliki sejumlah persiapan.

Tak hanya kesiapan spiritual, jemaah juga perlu mempersiapkan kondisi fisik dan mental secara matang.

Cuaca ekstrem bisa saja terjadi di Tanah Suci.

Suhu di Arab Saudi dapat mencapai lebih dari 40 derajat celsius, kondisi yang cukup berat terutama bagi jemaah yang terbiasa dengan iklim tropis seperti Indonesia.

Agar ibadah tetap lancar dan tidak terganggu, penting untuk memahami strategi menghadapi cuaca panas saat haji.

Persiapan ini tidak hanya membantu menjaga kesehatan, tetapi juga memastikan jemaah tetap fokus menjalani seluruh rangkaian ibadah.

Mengutip berbagai sumber, Selasa (21/4/2026), berikut ini 8 cara penting untuk menghadapi cuaca panas saat haji 2026:

1. Menjaga hidrasi tubuh secara konsisten

Kunci utama bertahan di suhu ekstrem adalah menjaga kecukupan cairan tubuh. Jangan menunggu rasa haus muncul untuk minum, karena itu merupakan tanda awal dehidrasi.

Jemaah dianjurkan mengonsumsi air putih atau air zam-zam dalam jumlah kecil tetapi sering.

Selain itu, minuman elektrolit atau oralit dapat membantu menggantikan cairan dan garam tubuh yang hilang akibat keringat.

Hindari konsumsi minuman berkafein tinggi atau terlalu manis secara berlebihan, karena dapat memicu efek diuretik yang mempercepat dehidrasi.