Pemkab HST Perluas Program MBG, Lima Dapur SPPG Salurkan 14.124 Menu Bergizi Setiap Hari
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus tancap gas memperluas Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Oktober 2025, sebanyak 14.124 porsi MBG disalurkan setiap hari kepada pelajar serta kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Program unggulan nasional yang sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto menuju Generasi Emas 2045 ini mulai diuji coba sejak Januari 2025 dan resmi berjalan penuh di HST sejak April 2025. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap melalui lima dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah HST.
Lima Dapur Aktif Penopang Program MBG di HST:
SPPG Banua Jingah – Dikelola Yayasan Al-Futuwwah Kandangan. Menyalurkan 3.399 porsi MBG ke 10 sekolah serta 30 penerima kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, balita).
SPPG Banua Binjai – Di bawah Yayasan Teman Setia Mandala, menyalurkan 3.876 porsi MBG untuk 24 sekolah di Kecamatan Barabai dan 29 penerima kelompok 3B.
SPPG Pantai Batung – Dikelola Yayasan Indonesia Emas Sampurna, menyalurkan 3.064 porsi untuk 18 sekolah mulai jenjang TK hingga SMA.
SPPG Bukat – Dikelola Yayasan Al-Futuwwah Barabai, mendistribusikan 2.673 porsi untuk 15 sekolah mulai PAUD hingga SMP.
SPPG Matang Ginalun – Dapur baru di bawah Yayasan Cahaya Kesejahteraan Madani, mulai beroperasi 20 Oktober 2025 dan menyalurkan 1.112 porsi ke 8 sekolah di Kecamatan Pandawan dan sekitarnya.
“Total lima dapur umum ini menyalurkan 14.124 porsi MBG setiap harinya,” ungkap Kapten Inf Subhan, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1002/HST, kepada WartaBanjar.com, Selasa (21/10/2025).
Tak hanya menyalurkan makanan, dapur-dapur MBG ini juga berperan menjaga standar mutu gizi dan keamanan pangan.
Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banua Jingah, Rahmi Hidayat, menjelaskan bahwa pengawasan kualitas gizi dilakukan rutin bersama Dinas Kesehatan HST.
“Program MBG bukan sekadar membagikan makanan. Kami memastikan setiap porsi benar-benar bergizi, higienis, dan sesuai kebutuhan penerima manfaat,” ujar Rahmi.