Ia mengatakan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) menjadi instrumen vital dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pengurangan kesenjangan antar wilayah.
Coaching Clinic kali ini fokus pada finalisasi dokumen SSK, penyusunan paket kebijakan, serta advokasi kepada kepala daerah. Penetapan skala layanan dan model layanan sanitasi berkelanjutan juga menjadi agenda penting dalam forum ini.
“Kami mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, dan bekerja bersama demi menghasilkan dokumen perencanaan sanitasi yang kuat dan implementatif,” ungkap Angga.
Dengan upaya ini, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin solid dan komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Tanah Laut dan Barito Kuala semakin terbangun guna mewujudkan sanitasi yang layak dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu







