Pernyataan saling serang ini memicu reaksi keras di dunia internasional. Sebagian pihak menganggap penghargaan kepada Machado sebagai simbol kemenangan demokrasi, sementara kubu pendukung Maduro menilai Nobel kali ini sarat kepentingan politik Barat.
Terlepas dari kontroversinya, nama Maria Corina Machado kini menjadi sorotan dunia — bukan hanya karena perjuangannya melawan rezim otoriter, tapi juga karena keberaniannya menyuarakan kebebasan, bahkan saat dihina di negerinya sendiri.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)
editor: nur muhammad







