Rasa penasarannya berubah menjadi kejutan besar saat ia melangkah keluar rumah dan mendapati api sudah berkobar hebat tidak jauh dari kediamannya.

“Lingkungan masih sepi, saya langsung teriak ‘ada api, ada api!’ Lalu membangunkan laki (suami),” tutur pedagang jagung tersebut.

Dalam kepanikan, suaminya mengambil tindakan cepat dengan memukul tiang listrik menggunakan parang untuk menciptakan suara keras demi membangunkan warga lain yang masih terlelap.

Upaya tersebut berhasil.

“Tidak lama kemudian orang-orang mulai berdatangan. Api sudah tinggi, bahkan lebih tinggi dari Jembatan Pandahan di sampingnya,” ujarnya, mengenang bagaimana warga sekitar bahu-membahu dengan peralatan seadanya mencoba menjinakkan api sebelum bantuan dari unit pemadam kebakaran tiba di lokasi. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu

BACA JUGA: Air Leding Mati 24 Jam! Cek Wilayah Terdampak Pipa Bocor di Jalan Gubernur Syarkawi