Lebih lanjut, Bupati Samsul menekankan pentingnya gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam menjaga rumah dan lingkungan agar tetap nyaman, sehat, dan aman.

“Pemerintah memfasilitasi, masyarakat yang membangun. Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya dan jaga semangat kebersamaan,” tegasnya.

Selain program rumah layak huni, Pemkab HST juga menyalurkan 92 unit bantuan jamban dan akses sanitasi pedesaan, termasuk 2 unit di Kecamatan Pandawan.

“Alhamdulillah, kawasan Pandawan kini semakin tertata dan memenuhi syarat rumah sehat. Justru kawasan perkotaan yang perlu lebih diperhatikan karena padat dan rawan kumuh,” ujarnya sambil tersenyum.

Tak hanya pemerintah, Kejaksaan Negeri HST juga ikut mengawasi agar program ini berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Kami memastikan bantuan disalurkan kepada warga yang benar-benar memenuhi kriteria. Pengawasan kami lakukan agar pelaksanaan sesuai aturan,” tegas Dr. Yusup Darmaputra, Kepala Kejari HST.

Sementara itu, Kurnain (60), salah satu penerima bantuan rumah di Pandawan, tak kuasa menahan air mata.

“Dulu rumah kami bocor, kayunya lapuk. Sekarang alhamdulillah sudah punya rumah kokoh. Terima kasih banyak kepada pemerintah, ini benar-benar berkah bagi kami,” ujarnya dengan suara bergetar.

Program ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan Bupati Samsul Rizal benar-benar berpihak kepada rakyat kecil. Ia berkomitmen terus menghadirkan pembangunan yang berkeadilan, religius, dan menyejahterakan.

“Insyaallah, dengan kebersamaan dan kerja keras, kita wujudkan Hulu Sungai Tengah yang religius, sejahtera, dan bermartabat,” tutupnya.(wartabanjar.com/Adew)

editor: nur muhammad