HEBOH! Rose dan Lisa BLACKPINK Diduga Jadi Korban Rasisme di Paris Fashion Week, Fans Dunia Geram
Tak berhenti di situ, ELLE Korea juga menuai kritik karena hanya menyoroti parade busana Dior yang menampilkan Jisoo dan Jimin, tanpa menyebut kehadiran Lisa di Louis Vuitton maupun peran besar Rosé di Saint Laurent.
Fans Korea menilai sikap media lokal ini sebagai bentuk minimnya dukungan terhadap artis Tanah Air sendiri.
Menurut laporan The Korea Times, ini bukan kali pertama artis Korea menghadapi diskriminasi di panggung global.
Sebelumnya, Yoona Girls’ Generation sempat dihentikan petugas keamanan saat berpose di Festival Film Cannes 2024.
Sementara grup Stray Kids juga menerima komentar rasis dari reporter saat menghadiri Met Gala, dengan ucapan menghina seperti “Kalian pendek, coba lompat-lompat” dan “Aku belum pernah melihat wajah sedingin itu.”
Bahkan Jennie BLACKPINK pernah menjadi sorotan ketika aktris Margaret Qualley secara tidak sopan menyentuh rambut pirangnya dan bereaksi dingin saat Jennie mencoba memberi salam cium pipi di Chanel Cruise 2024.
Fans Serukan Stop Rasisme di Industri Mode
Tagar seperti #RespectRosé, #JusticeForLisa, dan #StopAsianHate kini ramai menggema di X (Twitter) dan Instagram.
Penggemar menuntut media internasional agar lebih menghormati artis Asia yang telah berkontribusi besar terhadap popularitas brand-brand mode dunia.
“BLACKPINK bukan sekadar ikon K-pop, mereka simbol globalisasi budaya. Tidak ada alasan untuk memperlakukan mereka berbeda hanya karena warna kulit atau asal negara,” tulis salah satu netizen.
Dunia fashion mungkin penuh gemerlap, tapi kesetaraan dan rasa hormat tetap jadi gaya paling elegan yang tak lekang oleh waktu.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)
editor: nur muhammad