WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kemandirian, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Upau melaksanakan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) tentang pengelolaan administrasi, di Hotel Jelita Tanjung Tabalong, Rabu, (01/10).
Bimtek dibuka secara resmi oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tabalong, A Rahadian Noor yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Dalam sambutannya Rahadian menyampaikan pengelolaan administrasi sangat penting bagi BPD, setidaknya ada 14 buku yang harus dimiliki BPD terkait dengan administrasi dalam melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Baca Juga 17 Gelar Guru Besar ULM Dicabut, Salah SatuDosen Sebut Belum Terima SK
“Dalam kinerjanya saya juga menekankan kepada BPD akan pentingnya menjaga kekompakan dengan Kepala Desa dan aparat pemerintah desa selalu bersinergi, bahu menbahu dalam membangun desa,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan kalau ada anggota BPD yang double job, agar segera mengundurkan diri.
“Kalau rangkap jabatan ada baiknya mundur’ salah satu, misalnya ada anggota BPD yang lulus Pegawai P3K, maka orang tersebut harus pilih salah satu, tetap sebagai anggota BPD atau memilih menjadi Pegawai P3K, intinya saya sarankan pilih salah satu,”tandas Rahadian.
Bimtek dengan tema Meningkatkan Profesionalisme dan kemandirian BPD melalui pengelolaan administrasi yang efektif ini diikuti oleh seluruh anggota BPD berjumlah 30 orang se Kecamatan Upau. (wartabanjar.com/HRD).







