WARTABANJAR. COM,JAKARTA – Mantan petenis nomor satu dunia Daniil Medvedev kembali menunjukkan taringnya di level elite tenis dunia. Setelah sempat mengalami masa sulit dalam beberapa bulan terakhir, petenis Rusia itu kini membidik gelar juara pertamanya sejak awal musim ketika berhasil melaju ke semifinal China Open 2025 di Beijing.

Medvedev memastikan tempat di empat besar setelah menyingkirkan unggulan kedua Alexander Zverev dengan permainan solid 7-5, 6-4. Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting karena ia belum pernah mencapai semifinal sejak turnamen di Halle pada Juni lalu.

“Luar biasa, tapi saya selalu ingin lebih,” ujar Medvedev dikutip dari ATP, Selasa. “Di awal karier, angka itu penting. Ketika Anda meraih banyak hal, intinya adalah melakukan yang terbaik. Saya senang bisa kembali ke semifinal, bermain hebat, dan mengalahkan lawan-lawan kuat.”

Statistik menunjukkan performa impresif Medvedev dalam pertandingan tersebut. Ia menyelamatkan empat break point krusial dan memenangi 86 persen poin servis pertamanya, angka yang menjadi fondasi penting kemenangan. Selain itu, ia kini mencatatkan lima kemenangan beruntun atas Zverev dan memimpin head-to-head keduanya dengan skor 14-7.

Perjalanan menuju gelar belum selesai. Di semifinal, Medvedev akan berhadapan dengan Learner Tien, petenis muda Amerika yang pernah mengalahkannya di Australian Open tahun ini. Duel ini akan menjadi kesempatan sempurna bagi Medvedev untuk membalas kekalahan sekaligus menjaga momentum menuju partai puncak.

“Tujuan saya jelas: terus meningkatkan permainan, bermain agresif saat dibutuhkan, bertahan saat diperlukan, dan memenangkan pertandingan besar,” tegas petenis berusia 29 tahun itu. “Saya merasa berada di jalur yang tepat menuju performa terbaik.”

Jika berhasil menembus final dan merebut trofi China Open, Medvedev akan menandai kebangkitannya di paruh akhir musim 2025 sekaligus memperkuat posisinya di ATP Finals akhir tahun. Capaian ini juga akan menjadi gelar ke-21 sepanjang kariernya dan sinyal kuat bahwa sang mantan raja masih memiliki ambisi besar untuk kembali ke puncak. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar