WARTABANJAR.COM, RIAU – Suasana tegang pecah di Desa Rawang Oguong, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Ratusan warga lintas kalangan, mulai dari emak-emak, perangkat desa, ketua BPD dan anggota, Ninik Mamak, hingga para pemuda, kompak menggerebek sebuah kedai milik pria berinisial I yang dituding melanggar norma adat setempat, Senin (22/9/2025) malam.
Penggerebekan itu bukan tanpa alasan. Warga geram karena kedai tersebut diduga menjadi lokasi berbagai aktivitas yang dianggap “tak wajar” dan bertentangan dengan aturan adat. Saat digeledah, warga mendapati minuman keras jenis tuak, botol miras lain, seorang waria (boty), dua perempuan, serta beberapa lelaki paruh baya. Sejumlah orang bahkan sempat kabur ketika warga datang.
Menurut keterangan warga, kegiatan serupa sebenarnya sudah lama berlangsung dan kerap menimbulkan keresahan. Sudah banyak laporan masuk, bahkan pemilik kedai berkali-kali diperingatkan oleh kepala desa maupun ketua pemuda. Meski sempat berhenti, aktivitas terlarang itu kembali diulang.
“Sudah sering diingatkan, tapi tidak dihiraukan. Jadi malam ini warga sepakat bertindak,” ujar salah satu tokoh pemuda.







