Atap Lapuk, Siswa SDN Sungai Miai 7 Terpaksa Belajar di Perpustakaan dan Musala
Kepala SDN Sungai Miai 7, Hj. Noor Cahyani Indah, S.Pd, menambahkan bahwa pihak sekolah dan orang tua siswa sudah berusaha mencari solusi, namun keterbatasan dana membuat perbaikan sulit dilakukan.
“Pernah kami mengajak wali murid bergotong royong mengumpulkan dana, tetapi hasilnya masih jauh dari cukup. Dana BOS juga tidak bisa digunakan untuk rehabilitasi bangunan besar," jelasnya.
Karena itu, pihaknya sangat berharap janji pemerintah untuk memperbaiki sekolah ini segera terwujud.
BACA JUGA: SEJARAH BARU DI PBB! 142 Negara Akui Kemerdekaan Palestina, Dunia Bersorak, Israel Terpojok
Ia menegaskan, meski kondisi sekolah memprihatinkan, semangat belajar para siswa tetap tinggi.
“Anak-anak tetap ceria dan bersemangat meski harus belajar di ruangan sempit. Padahal sekolah ini sering ikut lomba tingkat nasional dan meraih prestasi. Karena itu, sudah selayaknya mereka mendapat fasilitas belajar yang layak,” tegasnya.
Harapan besar kini tertuju pada janji pemerintah untuk memulai perbaikan pada Oktober mendatang, agar ratusan siswanya dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman. (wartabanjar.com/Ramadan)
Editor: Yayu