WARTABANJAR.COM, NEW YORK – Dunia internasional mencatat momen bersejarah! Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara de facto mengakui kemerdekaan Palestina, dalam Sidang Umum yang digelar di Markas Besar PBB, Selasa (23/9/2025).

Sebanyak 142 negara memberikan dukungan mutlak terhadap pengakuan tersebut. Hanya segelintir negara yang menolak atau memilih abstain. Riuh tepuk tangan dan sorakan menggema di ruang sidang, terutama dari delegasi negara-negara Arab dan anggota OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) yang sejak lama memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Langkah ini menandai tonggak penting perjuangan Palestina setelah puluhan tahun berjuang melawan penjajahan dan konflik berkepanjangan dengan Israel. Meski baru sebatas pengakuan de facto, momentum ini menjadi sinyal kuat bahwa mayoritas dunia kini berdiri bersama rakyat Palestina.

142 Negara Akui Kemerdekaan Palestina

Namun, pertanyaan besar kini muncul:

Apakah Israel akan menghentikan agresinya?

Apakah PBB berani menindak tegas jika genosida masih berlanjut?

Dan akankah pengakuan de jure benar-benar terwujud, mengingat Amerika Serikat masih memegang hak veto di Dewan Keamanan PBB?

Meski begitu, di mata banyak rakyat dunia, terutama umat Muslim, kabar ini disambut penuh haru dengan ucapan syukur:
“Alhamdulillah, Allahuakbar! Setelah sekian lama, akhirnya Palestina diakui dunia sebagai bangsa merdeka.”

Kini, dunia menanti langkah nyata: Apakah pengakuan ini hanya simbolis, atau benar-benar menjadi pijakan menuju perlindungan dan kedaulatan penuh bagi Palestina?(Wartabanjar.com/sahabatsurga/berbagai sumber)

editor: nur muhammad