WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Ousmane Dembele akhirnya mencapai puncak kariernya. Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) itu resmi dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or 2025, dalam gala megah yang digelar di Theatre du Chatelet, Paris, Senin (22/9) malam waktu setempat atau Selasa (23/9) dini hari WIB.

Bagi Dembele, penghargaan ini menjadi pembuktian atas kerja kerasnya selama satu dekade terakhir. Sempat dicap sebagai pemain “cedera langganan” saat memperkuat Barcelona, kini Dembele membalikkan persepsi publik dengan performa konsisten yang mengantarkan PSG meraih gelar-gelar penting di level domestik maupun Eropa.

Dalam musim 2024/2025, Dembele menjadi aktor utama sukses PSG. Ia mencatatkan lebih dari 30 gol dan 20 assist di semua kompetisi. Penampilan eksplosifnya di Liga Champions semakin menegaskan bahwa Dembele bukan hanya pemain cepat dengan dribel memukau, tetapi juga penentu kemenangan.

Penghargaan ini sekaligus menjadikan Dembele sebagai pemain Prancis terbaru yang berhasil meraih Ballon d’Or, menyusul jejak legenda seperti Zinedine Zidane (1998) dan Karim Benzema (2022). Publik Prancis pun menyambut gembira keberhasilan ini sebagai kebangkitan generasi baru Les Bleus di level dunia.

Dalam pidato singkatnya di panggung, Dembele mengaku tak pernah membayangkan bisa meraih gelar paling prestisius di sepak bola individu ini. “Saya pernah melalui masa-masa sulit, tapi saya tidak menyerah. Ballon d’Or ini bukan hanya milik saya, tapi juga keluarga, pelatih, dan rekan setim yang selalu percaya pada saya,” ujarnya.

Di balik sukses Dembele, PSG pun kian mempertegas dominasinya di kancah sepak bola dunia. Selain dinobatkan sebagai klub terbaik 2025, dua tokoh penting mereka, pelatih Luis Enrique dan kiper Gianluigi Donnarumma, juga mendapat penghargaan masing-masing di kategori Johan Cruyff dan Yashin Trophy.

Dengan torehan ini, nama Ousmane Dembele kini sejajar dengan para legenda sepak bola dunia. Dari pemain yang dulu sering diragukan, kini ia resmi menjadi yang terbaik di dunia. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar