Polisi Perancis Tembak Mati Pria Bersenjata Parang Dekat Sekolah TK, Warga yang Melihat Panik

WARTABANJAR.COM, MARSEILLE – Suasana mencekam melanda La Seyne-sur-Mer, kawasan di Perancis tenggara, Kamis (18/9/2025) sore. Seorang pria bersenjata parang mendekati area sekolah anak usia dini hingga memicu kepanikan, sebelum akhirnya ditembak mati polisi setelah upaya negosiasi dan senjata kejut gagal menghentikannya.

Aksi Berbahaya Dekat TK

Insiden terjadi beberapa menit sebelum pukul 17.00 waktu setempat. Polisi yang tiba di lokasi menemukan pelaku mengacungkan senjata tajam dengan bilah sepanjang puluhan sentimeter.
“Petugas sudah memerintahkannya menjatuhkan senjata, tetapi ia menolak,” ungkap Jaksa Samuel Finielz.

Polisi sempat mencoba melumpuhkan dengan taser (senjata kejut listrik), namun gagal. Pelaku justru bergerak maju menyerang. Dalam kondisi terancam, petugas akhirnya melepaskan enam tembakan.
“Mereka membidik bagian bawah tubuh, tetapi pria itu meninggal di tempat akibat luka tembak,” jelas Finielz.

Meski sempat menimbulkan kepanikan karena berdekatan dengan taman kanak-kanak, tidak ada anak-anak maupun warga yang terluka. “Tampaknya pelaku sempat mengancam anak-anak, tapi syukurlah semua selamat,” tambahnya.
Hingga kini, identitas dan motif pelaku masih diselidiki.

Insiden ini terjadi di tengah situasi panas, ketika ratusan ribu warga Perancis turun ke jalan memprotes kebijakan penghematan pemerintah. Kasus penyerangan bersenjata tajam terhadap guru maupun siswa di sekitar sekolah memang terus menambah tekanan pada aparat keamanan dalam beberapa tahun terakhir.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)