“Layangan Dandang bukan hanya permainan, tapi olahraga tradisional yang sudah dikenal luas, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional,” ucap Yamin.
“Harapan saya kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi dan menjadi wadah kreativitas bagi penghobi layangan,” sambungnya.
Selain itu, Yamin juga menekankan pentingnya sportivitas dalam bertanding.
“Kalah menang tidak masalah, yang penting kita gembira dan menjaga silaturahmi antar komunitas layangan,” pesannya.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari keikutsertaan peserta, tidak hanya dari Banjarmasin, tetapi juga Margasari, Kandangan, Barabai, Batola, hingga Kalimantan Tengah.
“Banyak penghobi datang hanya untuk menikmati indahnya langit dipenuhi layang-layang Dandang berbagai motif. Ini luar biasa dan harus terus kita lestarikan,” pungkas Wali Kota. (Wartabanjar.com/Ramadan)
Editor Restu







