VIRAL! Beredar Rekaman Anggota Brimob Ucapkan 'Tabrak Aja', Diduga Terkait Tewasnya Affan Kurniawan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Sebuah video viral yang beredar di media sosial Instagram memperlihatkan rekaman seorang anggota Brimob yang terdengar mengucapkan kalimat "tabrak aja" saat mobil hendak melalui barisan para demonstran. Video tersebut diunggah oleh akun @feed_jakarta, yang menyebutkan bahwa rekaman itu didapatkan dari seorang anggota Brimob yang berada di dalam mobil dan mengunggahnya ke akun Instagram pribadinya.
Dalam video tersebut, warganet langsung berspekulasi bahwa mobil yang dimaksud adalah kendaraan yang diduga terlibat dalam insiden pelindasan seorang driver ojek online, Affan Kurniawan, yang meninggal dunia setelah dilindas oleh mobil aparat pada Senin (25/8/2025) lalu.
BACA JUGA:Jelang Unjuk Rasa di Banjarmasin, Polda Kalsel Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Kedamaian!
Spekulasi Warganet: Apakah Ini Mobil Pelaku?
Warganet mencurigai bahwa mobil yang terekam dalam video tersebut merupakan unit yang sama dengan kendaraan yang terlibat dalam insiden tragis tersebut. "Tabrak aja" disebut-sebut sebagai ucapan yang mengarah pada tindakan kekerasan terhadap para demonstran yang saat itu sedang menggelar aksi unjuk rasa.
Meskipun demikian, hingga kini belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai apakah kendaraan tersebut memang benar-benar terkait dengan mobil pelaku yang melindas Affan Kurniawan. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Permintaan Maaf Brimob
Sebelumnya, seorang perwakilan dari Brimob telah mengeluarkan pernyataan meminta maaf atas insiden yang mengakibatkan meninggalnya Affan Kurniawan. Dalam pernyataannya, pihak Brimob menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi akibat kesalahan yang tidak disengaja saat mobil berusaha melintas di antara para demonstran.
Meski permintaan maaf telah disampaikan, peristiwa ini tetap memicu keresahan di kalangan masyarakat dan menambah sorotan terhadap tindakan aparat yang dianggap tidak hati-hati dalam menghadapi demonstrasi.
Penyelidikan Berlanjut
Pihak kepolisian memastikan bahwa proses hukum atas insiden pelindasan tersebut terus berjalan, dengan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri yang menangani kasus tersebut. Masyarakat kini menunggu klarifikasi lebih lanjut mengenai kebenaran rekaman video tersebut dan apakah ada kaitannya dengan kejadian yang telah menelan korban jiwa.(Wartabanjar.com/feed_jakarta)
editor: nur muhammad