MENANTANG WARGA! Prajurit TNI Bunuh Istri di Deli Serdang, Saat Rekonstruksi Malah Acungkan Jari Tengah
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, DELI SERDANG – Rekonstruksi kasus pembunuhan yang melibatkan prajurit TNI Kodam I/BB berinisial Serma TDA diwarnai insiden mengejutkan. Bukan hanya memperagakan adegan sadis saat menghabisi istrinya, A (34), tersangka justru menantang warga dengan mengacungkan jari tengah setelah proses rekonstruksi selesai.
Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Ratusan warga yang sudah geram langsung melontarkan sorakan keras. Namun bukannya menunduk malu, Serma TDA malah menanggapi ejekan tersebut dengan sikap arogan dan tanpa penyesalan.
BACA JUGA:MENGERIKAN! Rekaman CCTV Detik-Detik Perampokan Brutal di Brilink Tebo, Wanita Penjaga Jadi Korban!
Amarah Warga & Netizen Meledak
Momen ini sontak viral di media sosial. Netizen pun meluapkan kemarahan mereka dengan komentar pedas:
“Parah, udah di borgol masih gaya!”
“Astaghfirullah, jahannam menunggu!”
“Lepasin aja ke warga, biar tau rasa!”
“G sah banyak cerita, eksekusi aja!”
“Moral tentara keliatan… pendidikan nol besar.”
Tak sedikit pula warganet yang menuding bahwa peradilan militer kerap “lunak” dalam menangani kasus pidana yang dilakukan oknum TNI. Bahkan ada yang pesimis tersangka benar-benar akan dihukum setimpal.
Publik Tuntut Hukuman Mati
Gelombang komentar keras terus berdatangan. Mayoritas publik mendesak hukuman mati bagi Serma TDA yang dianggap tidak hanya mengkhianati sumpah prajurit, tapi juga mencoreng nama institusi militer.
“Kalau masih bebas seenaknya, hilang sudah kepercayaan rakyat. Hukum mati saja!” seru seorang warga dengan penuh emosi.
Kasus ini kini menjadi perhatian nasional, sekaligus ujian serius bagi transparansi peradilan militer di Indonesia.(Wartabanjar.com/unikinfold)
editor: nur muhammad