WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Arus lalu lintas di Kota Banjarbaru mengalami perubahan besar. Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru resmi memberlakukan sistem satu arah (one way) di Jalan Sidodadi sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas akibat perbaikan jembatan di Jalan A. Yani Kilometer 31.
Antrean Padat, Jalan Sidodadi Jadi Alternatif Andalan
Kepala Dishub Banjarbaru, Muhammad Mirhansyah, menjelaskan kebijakan ini diambil setelah evaluasi kondisi lalu lintas yang semakin padat, terutama sejak dimulainya pembangunan jembatan Sei Ulin.
“Volume kendaraan di jam sibuk sudah tidak sebanding dengan kapasitas jalan. Lonjakan terjadi karena masyarakat menjadikan Jalan Sidodadi sebagai jalur alternatif tercepat,” ungkapnya, Selasa (26/8/2025).
Namun, pilihan jalur alternatif ini justru memicu kemacetan parah dan memperburuk kondisi badan jalan.
One Way Khusus Roda Empat
Untuk mengurai kepadatan, Dishub menetapkan sistem satu arah khusus kendaraan roda empat ke atas. Arus kendaraan diarahkan melalui Jalan Trikora, sementara arah sebaliknya ditutup.







