Dengan pencapaian ini, Paolini mencetak sejarah pribadi: final pertamanya di Cincinnati, naik ke peringkat 8 dunia, dan memastikan diri sebagai salah satu unggulan utama di US Open 2025. Terlepas dari kekalahannya di partai puncak, Paolini telah membuktikan bahwa dirinya bukan lagi sekadar kuda hitam. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







