WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Polisi mengungkap kehidupan dua pelaku pembunuhan terhadap ustazah H di kawasan Jalan Seledri, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Salah satu pelaku berinisial AS diketahui baru datang dari Jawa sebelum akhirnya bekerja di Kalimantan Selatan.
Baur Inafis Kepolisian Resor Banjarbaru, Aipda Aulia Rahman, mengatakan AS baru sekitar lima hari bekerja menjaga kebun sebelum kasus pembunuhan itu terjadi.
Baca Juga Modus LPG Ilegal di Kalsel, Gas 3 Kg Dipindah ke Portabel
“Baru lima hari kalau tidak salah datang ke sini,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, AS dijanjikan upah sekitar Rp500 ribu per pekan untuk menjaga kebun tersebut.
Namun, pelaku disebut mengalami kesulitan ekonomi.
Diketahui, pelaku AS membutuhkan uang untuk biaya sekolah anak, kebutuhan rumah tangga hingga biaya kontrakan istrinya.
“Nah itu bayar ini, kebutuhan segala macam,” jelas Aipda Aulia.







