WARTABANJAR.COM, MAKASSAR - Kericuhan akibat ulah supporter terjadi pasca-laga Liga 1 Super League, PSM vs Persib, Minggu (17/5/2026) malam.

Suporter yang diduga kecewa atas kekalahan PSM Makassar dari Persib Bandung, berlarian ke tengah lapangan sembari melemparkan petasan dan menyalakan flare.

Pada laga itu, PSM Makassar selaku tuan rumah kalah 1-2 dari Maung Bandung (julukan Persib).

Gol kemenangan Persib Bandung dicetak Tom Haye menit 32 dan Julio Cesar di injury time babak kedua.

Sementara gol penghibur skuat Juku Eja (julukan PSM) dicetak Yuran Fernandez menit ke-53.

Dengan kemenangan itu, Persib selangkah lagi menjadi juara Liga 1 Super League.

Baca Juga: Bungkam PSM, Persib di Ambang Juara Liga 1 Super League Usai Hasil Seri Persijap vs Borneo FC

Baca Juga: Hasil Liga Spanyol: Sevilla vs Madrid 1 Gol, Barcelona vs Betis 4 Gol, Mbappe Mandul

Pasalnya, di waktu bersamaan, pesaing terkuatnya, Borneo FC hanya bermain imbang 0-0 dengan Persijap Jepara.

Saat ini Persib di puncak klasemen Liga 1 Super League dengan 78 poin diikuti Borneo FC yang mengoleksi 76 poin.

Situasi mulai memanas setelah wasit Asker Nazhafaliev yang memimpin laga PSM vs Persib meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Oknum suporter dari tribun selatan mencoba masuk ke area lapangan, tetapi dicegah petugas keamanan atau steward.

Melihat ini, suporter dari tribun lain terpancing.

Sembari menyalakan flare dan melemparkan petasan, mereka juga merangsek ke lapangan.

Di tengah lapangan, suporter meneriakkan ketidakpuasan mereka terhadap manajemen PSM karena performa tim terus merosot.

Bahkan, PSM Makassar nyaris masuk zona degradasi.

Melihat aksi suporter, para pemain Persib Bandung berlarian ke ruang ganti untuk menyelamatkan diri.

Mereka sempat tertahan di sana, sebelum akhirnya dapat keluar stadion Gelora BJ Habibie, Parepare Sulsel, dengan pengawalan ketat.

Penonton di tribun VIP Utara, terutama anak-anak dan perempuan, juga langsung dievakuasi petugas.

Kapten Persib Bandung, Marck Klok menilai kericuhan itu merupakan bentuk kekecewaan suporter yang mencintai PSM.