Polisi Ungkap Keberadaan Perhiasan Emas Ustazah H, Korban Pembunuhan Sungai Ulin Banjarbaru
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Polisi mengungkap dugaan hilangnya perhiasan emas milik ustazah H, korban pembunuhan di kawasan Jalan Seledri, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Anting milik ustazah H sempat dipertanyakan keluarga lantaran tidak ditemukan saat korban ditemukan meninggal dunia, pada Rabu (29/4/2026) lalu.
Baur Inafis Kepolisian Resor Banjarbaru, Aipda Aulia Rahman, mengatakan anting korban diduga terlepas saat korban diseret pelaku di lokasi kejadian.
Baca Juga Pelaku Pembunuhan Ustazah H di Sungai Ulin Banjarbaru Baru Lima Hari Kerja Jaga Kebun
“Dugaan kami korban diseret, kemudian bajunya digulung untuk menutupi muka. Kemungkinan waktu diseret itu terjatuh,” jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, cincin aksesori milik korban juga diduga sempat terlepas saat kejadian.
Namun, polisi tidak menemukan indikasi bahwa perhiasan tersebut diambil pelaku.
“Kalau ngambil cincin tidak ada, ngambil anting juga tidak ada. Karena motif pelaku juga karena uang. Kemungkinan jatuh,” ungkapnya.
Polisi sempat berupaya mencari barang tersebut di lokasi kejadian.
Namun pencarian terkendala kondisi TKP yang dipenuhi semak dan rumput.
“Di padang semak-semak itu sulit sekali mencari benda kecil seperti itu,” beber Aipda Aulia.
Ia juga mengatakan keluarga korban menerima penjelasan tersebut dan meyakini anting milik korban kemungkinan terjatuh saat kejadian. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu