WARTABANJAR.COM – Barito Putera disebut tergabung dalam grup neraka atau grup timur di kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/26.
Laskar Antasari akan kembali bertemu dengan PSS Sleman dan PSIS Semarang yang merupakan tiga tim yang terdegradasi dari Liga 1 musim lalu.
Hal serupa dirasakan Persela Lamongan yang melalui jalan yang sangat terjal untuk promosi ke Super League.
Baca Juga
BPBD Kota Banjarmasin : 18 Rumah Rusak Berat di Kebakaran Pelambuan
Barito Putera juga bakal menjadi pesaing 8 grup lainnya yang tergabung di Grup Timur, termasuk Persela Lamongan.
“Kalau sudah ketetapannya begitu, kami tidak masalah. Di grup mana pun kami siap,” tegas pelatih Persela Aji Santoso.
Grup Timur sendiri bisa dikatakan sebagai grup neraka. Bangkitnya Persipura dan keinginan untuk kembali promosi bagi Barito Putera serta PSS membuat persaingan menuju Super League sangat berat bagi Persela.
Namun, Aji menegaskan selain tiga tim tersebut, peserta lain di Grup Timur juga kuat.
“Kekuatan di Grup Timur itu merata, jadi semua kuat,” ujarnya.
Aji sendiri saat ini terus fokus membenahi tim. Salah satunya soal ketajaman lini depan. Dia tidak ingin hanya bergantung pada sosok Alberto Goncalves saja untuk mencetak gol.
Karena itu, pelatih asal Malang itu mencoba berbagai opsi. Mulai dari Jhon Mena yang bisa jadi pencetak gol hingga opsi lainnya. “Saya masih mencoba beberapa formasi yang akan diterapkan untuk menghadapi kompetisi yang ketat. Masih ada waktu, tetap semangat untuk terus berlatih,” tuturnya. (wartabanjar.com/atoe)







